Bhakti Rimbawan SMK Kehutanan Pekanbaru dan SMK Kehutanan Kadipaten tahun 2018

Gunung Walat, Sukabumi –  Kegiatan Bhakti Rimbawan oleh siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan SMK Kehutanan Negeri Kadipaten telah berlangsung tanggal 16 Maret 2018 di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi.

Salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian hutan adalah saling bersinerginya antara manusia dan alam. Hal ini selaras dengan  yang dilakukan oleh 68 orang siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Riau dan 99 orang SMK Kehutanan Negeri Kadipaten Majalengka Jawa Barat yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi dalam bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan desa sekitar HPGW.

Dalam rangka Hari Bhakti Rimbawan yang diperingati setiap tanggal 16 Maret, siswa-siswi kedua SMK Kehutanan tersebut melakukan aksi bersih-bersih jalan dan balai desa sekitar HPGW. SMK Kehutanan Negeri  Pekanbaru Riau melakukan aksi bersih-bersih di jalan utama & sekitar Balai Desa Batu Nunggal Kec. Cibadak Kab. Sukabumi dan SMK Negeri Kehutanan Kadipaten Majalengka di jalan & sekitar Balai Desa Hegarmanah, Kec. Cicantayan Kab. Sukabumi.

Kepala Desa Batununggal Bapak Dudung Iskandar berterima kasih dan mengapresiasi adanya kegiatan seperti ini, apalagi kegiatan ini awalnya adalah inisiatif siswa-siswi SMK Kehutanan yang kemudian didukung oleh pihak HPGW.

“Kegiatan yang baik ini kami harap terus berlanjut di masa yang akan datang dan kami berpesan kepada adik-adik siswa jika ada yang dibutuhkan selama praktik di HPGW dan berkaitan dengan Desa Batununggal kami siap membantu, jangan sungkan – sungkan karena HPGW merupakan tetangga dan juga mitra kami,” ujar Bapak Dudung Iskandar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Desa Hegarmanah Bapak Junaedi saat ditemui di Balai Desa.

“Dengan datangnya SMK Kehutanan Kadipaten kami sangat berterima kasih. Mudah-mudahan untuk ke depannya bisa turun kembali ke masyarakat, membantu masyarakat dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan bagi masyarakat,” ujar Bapak Junaedi.

Rangkaian kegiatan Bhakti Rimbawan 2018 ini diawali dengan tanya jawab seputar permasalahan desa dan potensi yang bisa dikembangkan dan diakhiri dengan kerja bakti di lingkungan desa tujuan.

“Kami mewakili warga dari Desa Hegarmanah berterima kasih dengan adanya sharing dan tanya jawab, barangkali ada ilmu yg bisa dibawa ke sana. Sehingga siswa-siswi mendapat tambahan wawasan. Mudah-mudahan mereka mendapat keberkahan dan bertambah ilmunya,” tutur beliau yang baru 8 bulan menjabat sebagai Sekdes Hegarmanah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini baru kali pertama dilakukan bekerja sama dengan pihak sekolah, khususnya dengan SMK Negeri Kehutanan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menyadarkan masyarakat sekitar akan pentingnya kerja bakti di lingkungan tempat tinggal.

“Kami pun sebenarnya sudah programkan dan instruksikan ke masyarakat untuk kerja bakti, namun tanggapannya masih belum maksimal. Mudah-mudahan dengan adanya aksi kerja bakti dari adik-adik siswa seperti ini, menjadi pemicu masyarakat untuk lebih sadar akan lingkungannya,” tutupnya.

[pty]

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*